|
|
| Bung Karno Sang Arsitek |
Selama ini ketokohan Soekarno atau Bung Karno, lebih banyak disoroti serta ditulis dari sisi politik. Berdasarkan pemahaman tersebutlah naskah disertasi Yuke Ardhianti dalam rangka meraih gelar doktor dalam bidang Ilmu Pengetahuan Budaya di Universitas Indonesia diterbitkan oleh Penerbit Komunitas Bambu sebagai buku pustaka berjudul Bung Karno Sang Arsitek 1926-1965: Kajian Artistika Karya Arsitektur, Tata Ruang Kota, Interior, Kria, simbol, Mode Busana dan Teks Pidato yang diangkat dari naskah disertasi bertajuk. "Arsitekur, Tata Ruang Kota, Interior dan Kria Sumbangan Soekarno di Indonesia 1926-1965: Kajian Mentalite Arsitek Seorang Negarawan".
Penelitian yang membahas tentang mentalite (alam pikiran bawahsadar dari seorang tokoh/agency yang mampu membuat perubahan dalam struktur masyarakat) masih merupakan suatu hal yang baru dalam penelitian sejarah. Dengan memfokuskan mentalite arsitek Soekarno, tokoh yang memiliki latar belakang budaya multikultur, dapat disimpulkan adanya style atau gaya dalam merancang berupa 'padupadan' gaya yang direpresentasikan melalui karya-karya arsitektural yang dirancangnya. Pengertian arsitektural di sini mencakup rancangan arsitektur, tata ruang kota, interior, kria, simbol, mode serta teks pidato.
Buku ini diharapkan dimanfaatkan sebagai sumber inspirasi untuk mengungkapkan alam pikiran yang melatarbelakangi 'proses artistik kreatif ' Soekarno sebagai sang perancang sepanjang 1926-1965. Buku ini diharapkan dapat mengisi kelangkaan pustaka bagi para arsitek, arkeolog, antropolog, desainer interior, desainer komunikasivisual, desainer mode, budayawan serta kalangan yang lebih luas, terutama masyarakat pengagum kharisma Bung Karno.
|
| ..kembali |
|
|